jasa arsitektur rumah dan desain villa, klik disini...

Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Thursday, February 2, 2012

PENTINGNYA KEDAMAIAN BAGI KESEHATAN OTAK


Peranan otak sangatlah penting terhadap tubuh secara keseluruhan. Kehidupan individu itu sebenarnya adalah kehidupan otaknya. Nama sebuah individu tidak lain adalah panggilan untuk otaknya. Perbedaan kedudukan strata sosial ekonomi masyarakat mencerminkan perbedaan kwalitas otaknya.

Kehidupan itu adalah otak. Tubuh hanyalah cangkang yang menyangga kehidupan otak. Tangan dan kaki adalah podhalik yang melayani otak. Pancaindra adalah jendela jendela informasi otak terhadap dunia luar. Pencernaan dan jantung adalah dapur yang melayani makanan otak dan ginjal adalah alat pembersih darah agar otak tetap nyaman.

Otak adalah gambar mini dari tubuh. Otak adalah tubuh dalam bentuk mini, halus dan komplek. Dia merupakan mini chips dari tubuh yang disimpan rapi pada cangkang yang keras dan kuat agar terlindungi yaitu tengkorak. Pusat pusat kaki, tangan, mata, telinga, pencernaan, dan semuanya terpeta pada lokasi lokasi tertentu di otak. (lobus). Dipusat pusat itulah kontrol dilakukan lewat molekul molekul pembawa pesan yang di sebut Neurotransmitter, bukan aliran listrik seperti perkiraan banyak orang.

Molekul molekul ini dibentuk dan dilepaskan di pre synaptik tali syaraf. Molekul ini adalah protein protein yang pembentukannya dipicu oleh hormon. Jadi hormon adalah pengatur semua aktifitas tubuh. Stres akan menyebabkan terganggunya kerja berbagai hormon. Termasuk kemampuan kekebalan tubuh ( Immune) akan merosot, sebab hormon juga bekerja pada sel sel pertahanan tubuh yaitu el sel yang dapat membunuh sel kanker, dan membunuh bakteri pathogen. Orang stress akan mudah jatuh sakit dan kena kanker. Juga stres akan melepaskan banyak Oksigen bermuatan negatif yang memicu proses ketuaan. Selalulah pelihara rasa bahagia, karena hormon hormon yang keluar adalah hormon hormon baik. Hormon pelindung yang meningkatkan kekebalan tubuh, terhindar dari kanker dan awet muda.

Walaupun hidup mempunyai konskwensi terhadap paparan stress, tetapi stres dapat dikelola. Kita tak dapat memungkiri bahwa manusia punya banyak kebutuhan antara lain, makan, sandang, papan, sex, rasa aman, menghindar dan menyerang. Kebutuhan ini disebut Insting. Semua ini dibutuhkan untuk tercukupi agar menjadi tenang, sehingga hormon Endhorphin akan dikeluarkan. Hormon inilah yang akan menjaga kesehatan tubuh.

Insting insting itu memang insting titipan yang masih tersisa sejak evolusi mamalia dari jaman purba. Insting itu disebut insting Reptilia. Bumi pada awalnya milliran tahun yang silam adalah berupa pusingan pusingan gas panas, yang lama kelamaan mendingin. Sebagian menjadi pusingan cairan dan pada akhirnya sebagian lagi menjadi pusingan padat. Oleh karena itu Bumi terdiri dari gas, cairan, dan padatan.

Mahluk pertama terbentuk adalah Virus. Planet ini boleh dikatakan pernah menjadi Planet Virus. Lalu Bakteri dan singkat kata kemudian mahluk bersel banyak. Barangkali Virus adalah nenek moyang kita ?.

Mahluk bersel banyak pertama adalah mahluk air, sejenis karang atau porifera, kemudian ikan.

Setelah itu muncullah mahluk air dan darat (Amphibi) yaitu sejenis Reptilia. Reptilia ini sudah ada yang bisa terbang seperti burung, sebelum muncul mahluk terbang ( Aves). Mamalia adalah evolusi yang terakhir. Manusia adalah mamalia tertinggi. Jadi sifat sifat tersebut masih ada pada manusia. Seperti kebutuhan makan, tidur, sex, tetapi manusia mempunyai kemampuan otak yang lebih komplek, dan kemampuan yang tertinggi itu adalah untuk menjadi bahagia. Binatang tak punya kemampuan untuk menjadi bahagia.

Kemampuan untuk merasakan bahagia ini adalah kemampuan setengah Dewa. Pada tinggkat bahagia maka semua strata kebutuhan lahiriah manusia terlampaui. Dan jika manusia selalu mampu berada pada tataran bahagia maka selangkah lagi dia akan menjadi Dewa ( mahluk Adi Kodrati )

Wedha mengatakan ada 380 juta Dewa yang mengatur alam semesta ini. Alam yang tak akan bisa dijelaskan dengan kemampuan pikir manusia karena alam ini tak terpikirkan (Achintya). Jika saya adalah seorang Dewa maka saya akan mampu menjelaskan semua fenomena ini. Dan begitu juga jika anda seorang Dewa maka tak ada yang perlu dijelaskan lagi.

Memang ada manusia yang hadir di dunia ini hanya untuk kebahgiaan tertinggi, tidak melibatkan diri dalam permainan duniawi atas kesadarannya sendiri. Tidak menikah, tidak berduniawi, selalu bermeditasi dalam damai. Dialah sebenarnya manusia manusia Dewa. Manusia yang lahir di planet Bumi ini tidak semua berasal dari reinkarnasi manusia, sebagian datang dari dunia hewan, sebagian dari dunia hantu, dari tanaman, dan bahkan ada dari dunia para Dewa.

Begitulah Chantih adalah pencapaian tertinggi manusia yang telah melampaui semua hirarki kebuttuhan hewani, dan langkah terakhir menuju Dewa.

Chantih sangat bermanfaat untuk kesehatan otak, karena bebas dari gelombang emosi dan perasaan yang melelahkan kerja otak untuk memproduksi berbagai zat kimiawi.

Oleh karena itu kesehatan yang sebenarnya adalah memelihara kesehatan otak Semakin sehat otak itu maka tubuhpun akan sehat. Peliharalah agar otak tetap sehat dan tetap muda.

Pikiran berada diatas otak. Pikiran bagaikan tungkup maya yang menyelubungi otak dari dimensi yang lain. Jika pikiran selalu damai dan bahagia maka otak akan sejuk dan selalu terpelihara dengan menghasilkan zat zat / hormon hormon yang menyehatkan dan membuat awet muda. Begitu sebaliknya jika pikiran selalu stress oleh karena berbagai sebab maka otak akan memproduksi zat zat yang berbahaya. Walaupun zat ini tidak segera menimbulkan penyakit tapi kalau paparannya kronis maka penyakit akan mewujud.

Walaupun pembuluh darah anda cukup luas akan tetapi paparan kronis akan merusaknya secara perlahan lahan. Panjang pembuluh darah anda dari yang berukuran sangat kecil, kecil sampai besar kalau direntangkan mencapai 290 000 km. Dan bila sel sel dinding pembuluh darah anda yang disebut Endhothel dihamparkan pada bidang datar seperti memasang tegel pada lantai maka akan memerlukan luas 7 kali lapangan sepak bola.

Begitu pula jantung anda yang selalu berdenyut sejak usia janin 8 minggu dalam kandungan sampai akhir hayat sangatlah kuat. Jantung berdenyut rata rata 70 x per menit. Berarti dalam satu hari jantung berdenyut sebanyak 70 x 60 x 24, sekitar 700.000 kali. Coba hitung sebulan, setahun atau sampai usia 60 tahun. Jumlah darah yang dipompa jantung permenit mencapai 5 liter. Maka dalam sehari jantung akan memompa darah sebanyak 5 x 60 x 24 liter sama dengan 7000 liter. Lebih banyak dari isi mobil tangki yg hanya 5000 liter.

Hormon Nor Epinephrin kekuatan racunnya berada satu level dibawah racun ular. Zat zat ini bisa dieliminir dengan membuat suasana hati damai, dan sabar dalam menghadapi masalah, selalu berpikir positif, bersikap lembut agar tak mudah patah oleh emosi., dan bersikap rendah hati serta memelihara kecukupan hati. Jadi sehat dan sakit ditentukan oleh pikiran.

Orang yang pikirannya selalu damai maka hormon bahagia akan selalu tertuang kedalam darahnya, dan secara tidak langsung dia akan terhindar dari pola hidup yang destruktif. Kekacauan pola hidup akibat kekacauan pikiran. Paparan terhadap alkohol, narkoba, sex, kekuasaan adalah karena pikirannya sakit sehingga arah pola hidupnya negatif.

Yoga dan meditasi sangatlah terbukti dari sejak zaman dahulu kala berpengaruh terhadap kesehatan, awet muda dan panjang umur. Gerakan gerakan Yoga akan merangsang otak untuk mengeluarkan hormon relaksasi yaitu Betha Endorphin yang akan menstimulasi perasaan tenang, damai dan bahagia. Yoga juga menyebabkan terpancarnya gelombang Theta dan Alpha yang menyebabkan umur panjang dan awet muda karena Telomer akan memnajang saat pembelahan inti sel.

Sedangkan meditasi adalah tehnik keluar dari pusaran waktu. Tehnik melepaskan waktu. Sifat waktu yang terus berjalan akan menyeret orang kedalam kelelahan hidup.
Bagaikan perputaran Bumi semakin jauh dari pusat Bumi maka arus putar ( kecepatan linier) semakin cepat, dan semakin dekat dengan inti Bumi maka arus putar akan lambat. Meditasi adalah diam di pusat lingkaran yang berputar, diam di pusat Bumi menyaksikan dan menikmati waktu berlalu satu demi satu.

Meditasi adalah jalan pulang kerumah sejati. Dirumah dimana tak ada lagi penilaian. Rumah yang menerima kita apa adanya. Rumah yang kita terima apa adanya. Rumah yang memeluk kita dengan kasih kedamian melebihi sejuta ibu sejati. Tempat dimana waktu tak mampu bergeming. Rumah tempat bermandi cahaya kebahagiaan.

Jalan ini harus ditempuh seorang diri dalam ruang bathin. Menjelajahi kesunyian dan kedamaian bathin. Syaratnya anda harus melepaskan, menanggalkan dan meninggalkan seluruh atribut duniawi. Pangkat, gelar, harta, keluarga, handai taulan dan sebagainya. Berjalanlah sendiri dalam ruang bathin menuju rumah anda yang sejati.

Seseorang yang telah pernah tinggal di rumah sejati dan begitu keluar ke kehidupan sehari hari, maka ia akan merasakan tak ada lagi kesenangan duniawi yang berarti. Kedamaian dan kebahagiaan di rumah sejati tak dapat dibandingkan dengan yang ada di luar. Yang dia bawa kedunia nyata hanyalah kepedulian dan welas asih terhadap semuanya. Karena semua yang ada diluar sedang meradang di atas tungku api abadi yaitu Dukka dan Anicca. (Penderitaan dan ketidak abadian).

Dalam meditasi semua ini akan berlalu, bahkan inipun akan berlalu kata Ajahn Chah seorang Bhiksu Bhuddis dari Thailand. Meditasi adalah kondisi sangat damai dan bahagia, menyaksikan dan menikmati arus waktu berlalu satu demi satu.

Manusia bisa berumur 125 tahun kalau kesehatan otaknya tetap terpelihara dengan baik. Kesehatan otak tergantung kesehatan pikiran. Trauma trauma pada pikiran akan menyebabkan trauma trauma pada otak secara fungsional. Trauma trauma terhadap otak baik dalam bentuk fisik, kimia ataupun psikis akan menyebabkan tubuh secara keseluruhan terkena dampaknya. Karena otak adalah inti/ atau core dari tubuh fisik. Otak adalah ibu dari semua organ. Dalam perkembangan Embrio otak terbentuk pertama kali dalam kandungan.

Bersikaplah lembut dan bijak terhadap anak anda demi untuk menghindari trauma pada otaknya. Kasih yang hangat akan memlihara kesehatan otaknya, akan membesarkan dia secara sehat. Hindari kekerasan dalam bentuk apapun (fisik maupun psikis) saat dia sedang bertumbuh, agar kesehatan otaknya tak cidra.

Wangsit alam telah mengingatkan betapa pentingnya otak. Berat otak hanyalah 2 % ( 4 kg) dari berat tubuh ( 70 kg). Tapi otak menyedot 20 % dari aliran darah dan oksigen tubuh. Berbagai suasana perasaan akan memaksa otak untuk menghasilkan berjenis molekul kimiawi . Untuk perasaan senang dan bahagia ada ratusan zat kimiawi sesuai dengan derajat dan jenis perasaan. Gradasi ini sangat halus. Begitu juga berbagai jenis suasana hati hal yang tidak menyenangkan akan menghasilkan berbagai jenis molekul kimiawi yang berbeda. Zat zat ini di sebut hormon. Beberapa zat bahagia sudah berhasil ditasah tetapi hanya sebagaian kecil saja. Juga zat zat tak bahagia sudah di identifikasi sebagian kecil saja. Perasaan adalah permainan molekul molekul kimiawi di otak. Dan sebaliknya beberapa zat zat kimiawi yang dimasukkan ke dalam tubuh dari luar dapat mempengaruhi suasana perasaan, seperti misalnya narkoba.

Jadi perasaan itu tidaklah nyata, semua itu akan berlalu seperti awan awan di langit sesuai dengan masa kerja ( duration of action) dari zat zat perasaan tersebut. Untuk kesehatan otak jauhkanlah dari perasaan perasaan negatif, seperti marah, benci dendam, kecewa, takut, tak aman dan sebagainya.

Hindhu menganjurkan selalulah dalam usaha mewujudkan Canthih dalam hati sehingga suasana hati tenang, tentram, berkecukupan hati dan bahagia. Pada tingkat damai, ambang rangsang otak menjadi tinggi, sehingga berbagai emosi dan gelombang perasaan tak akan muncul. Hal ini menyebabkan otak cukup istirahat dari tugas mensintesa, melepaskan zat zat perasaan. Bagaimanapun jenis perasaaan, apakah sedih, senang, sendu, kecewa jika datang silih berganti dengan jeda yang curam dan berlangsung berkepanjangan akan melelahkan otak. Karena banyak menguras energy. Hal ini secara tak disadari akan memicu proses degeneratif dan mempercepat proses ketuaan otak. Ingat kesehatan seseorang tergantung pada kesehatan otaknya.

Kalau ingin panjang umur dan selalu awet muda peliharalah otak agar selalu sehat dan awet muda. Bagaimana caranya ? Peliharalah pikiran agar selalu sehat, jernih, bening, damai dan bahagia. Berolahraga tubuh secara teratur dan terukur. Makanlah yang menyehatkan dalam artian memang makanan itu yang anda sukai. Jangan makan makanan yang tidak anda sukai. Jangan makan makanan aneh dan asing cuma sekedar ingin dibilang keren. Makanlah saat anda benar benar ingin makan dan lapar, jangan makan karena jam makan. Makanlah bersemangat dan lahap dari sejak awal sampai akhir. Jangan makan sampai bosan atau sampai rasa enaknya hilang. Berhentilah makan selagi enak (Sabda Nabi Muhammad SAW). Ini adalah rahasia makan. Inilah doa makan.

Walaupun anda berdoa sebelum makan tapi saat menyantap makanan anda kurang bergairah, mengerutu dan berkomentar dalam hati, kurang garam kek, kurang manis kek dan sebagainya, itu bukanlah berdoa. Sebab kalau anda senang dan bahagia saat makan maka hormon Endhorpin akan dilepaskan oleh otak dan itu sangat bagus untuk kesehatan. Hormon ini akan menstimulir enzym enzym pencernaan sehingga penyerapan makanan menjadi efektif, menetralisir kelebihan oksigen negatif, yaitu oksigen yang dapat merusak Sel, DNA dan Gen.

Tapi kalau anda mengerutu dan tak nyaman serta memaksa makan, maka akan keluar hormon Adrenalin dari otak, hormon ini tak baik untuk kesehatan terutama pencernaan. Makanya anda bisa menceret habis makan atau tetap lapar. Jagalah kesehatan otak dengan kedamaian di hati. (Chantih)

PENTINGNYA KEDAMAIAN BAGI TUBUH


Para Yogi yang telah berada di jalan kebenarannya telah terbebas dari perasaan senang atau sedih, perasaan cemas dan berharap. Kalau diperiksa dengan alat pengukur perasaan seperti pada pemeriksaan potensial listrik otak (EEG) atau listrik jantung (EKG) maka gambaran grafik perasaan para Yogi akan menghasilkan gambar datar ( flate). Sebab gelombang perasaan tak lagi bergejolak. Rasa sedih, senang, cemas, berharap telah menyatu menjadi rasa kasih dan damai ( Canthih). Hanya ada rasa kasih dan indahnya kedamaian. Karena beliau sangat sadar bahwa perasaan itu tidak lain hanyalah hamburan dari permainan zat zat kimiawi yang menyelimuti badan dalam sesaat.

Beliau telah kehilangan hari kemarin dan esok. Karena hari kemarin hanya menyisakan kesedihan dan penyesalan sedangkan hari esok hanya menghadiahkan kecemasan. Seindah indahnya hari kemarin akan mendorong kembali kemasa lalu dan kecewa terhadap hari ini. Terlebih jika masa lalu itu menyakitkan, maka akan menyisakan dendam dan kesedihan. Juga seindah indahnya masa depan pasti tidak sesuai benar dengan harapan yang pada akhirnya menghadiahkan kekecewaan dalam berbagai sekala intensitas.

Beliau hidup pada kekinian dan sangat menikmanti kekinian. Dalam kekinian kesedihan, kesenangan, ketakutan dan kecemasan sirna. Tersisa hanya kedamaian dan kebahagiaan.

Betapa pentingnya kedamaian, karena kedamaian akan memelihara rasa bahagia dalam diri. Rasa bahagia menyebabkan otak akan memproduksi zat zat bahagia berupa hormon hormon penting untuk memelihara kesehatan sel sel tubuh. Walaupun hormon ini sangat sedikit dalam darah namun sangat dan amatlah penting bagi sel sel tubuh.

Diantara hormon tersebut adalah Endorphin dan Beta Endorphin yang menyebabkan tekanan darah, denyut jantung dan sistem kerja enzyme enzyme dalam tubuh teratur dan tertakar sehingga metabolisme seimbang.. Bahkan ada kemampuan kemampuan lebih yang muncul yaitu regenerasi sel, mencegah ketuaan, mencegah degeneratif yang dini, mencegah kanker.

Sebaliknya bila selalu tidak puas, tak berkecukupan hati, selalu menyimpan marah, dendam, kecewa, tertekan dan stress lainnya maka yang di produksi oleh otak adalah zat zat atau hormon hormon yang merusak atau destruktif. Hormon hormon tersebut adalah Epineprin, Nor Epineprin, Adrenalin, Nor Adrenalin dan sebagainya yang dapat meningkatkan denyut jatung, nadi, penyempitan pembukuh darah. Akibatnya semua organ mengalami difisit oksigen sehingga metabolisme akan terganggu. Liver akan menghasilkan lemak darah lebih banyak ( cholesterol, trigliserida dan lain lain). Ada lemak lemak jahat yang dapat menumpuk dan melekat pada dinding pembuluh darah sehingga lama lama akan menyebabkan aliran darah menjadi buntu. Akibatnya terkena stroke atau penyakit jantung koroner.

Oleh karena itu kedamaian dan rasa damai sangat vitak untuk tubuh. Manusia modern selalu dikejar kejar waktu, selalu cemas dan cendrung miskin dengan rasa damai. Akibatnya banyak penyakit metabolisme dan penyakit pembuluh darah yang bermunculan walaupun dalam rentang usia yang relatif masih muda. Tentu harus di usahakan untuk menikmati rasa damai paling sedikit sejam dalam sehari terutama sebelum tidur atau sembahyang. ( for refresh )

Tuesday, January 10, 2012

REALITAS PERASAAN


Perasaan adalah peristiwa kimia.

Perasaan mempunyai lapisan tersendiri pada tubuh kita (Emotional sheat). Rangsangan terhadap perasaan akan menimbulkan diproduksinya molekul molekul kimia yang sangat halus dalam tubuh kita sesuai dengan jenis perasaan yang timbul.

Ketika seseorang duduk berdampingan dengan pasangan yang dicintainya maka timbul perasaan tenang dan senang, itu karena rangsangan itu memicu terbentuknya molekul molekul kimia yang spesifik dan khas dalam tubuh. Melekul molekul kimia ini sangat halus dan beragam tergantung suasana perasaan. Salah satunya yang dapat dideteksi saat ini namanya Endorphin dan reseptor reseptornya. Molekul molekul kimia yang lebih halus dibanding Endorpin belum dapat dideteksi dengan penasah kimiawi karena waktu paruh ( half lifenya) sangat singkat.

Tapi jika pasangannya itu pergi meninggalkannya akan menyebabkan rasa marah ,sedih, kecewa, frustasi, kesepian dan sebagainya karena dalam tubuhnya tercipta molekul molekul kima tertentu yang merupakan kebalikan dari Endhorpin seperti Epineprin, Adrenalin dan sebagainya. Zat zat ini dapat menyebabkan tubuh menjadi sakit, tak ingin makan, tak bisa tidur dan sebagainya. Apabila zat zat ini memberikan paparan yang berkepanjangan ( kronis) terhadap tubuh, lama kelamaan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, dengan akibat timbulnya penyakit pembuluh darah seperti penyakit jantung koroner (PJK) atau stroke. Oleh karena itu janganlah memelihara rasa dendam, marah, sedih, kecewa dan putus asa.. Harus berusaha tabah dan ikhlas. Kalau ingin tetap sehat dan panjang umur. Hal ini jelas termuat dalam Alquran dan juga buku buku suci agama yang lain.

Jadi perasaan itu hanyalah peristiwa peristiwa kimia saja, maka kitalah yang memilih peristiwa mana yang menguntungkan dan peristiwa mana yang dibuang karena merugikan tubuh .

Jadi betapa pentingnya kita senang dan bahagia untuk kesehatan kita. Selalulah bersyukur dan berkecukupan hati. Rupanya alam memberi sign bahwa kehidupan itu bertujuan untuk bahagia. Dengan kata lain se olah olah alam berkata ” bahwa kehidupan akan dapat bertahan lama kalau anda lebih sering berada dalam suasana bahagia dan jika tidak akan terjadi sebaliknya.”.

Sampai sekarang ilmu kedokteran belum sepenuhnya mampu mendeteksi atau menapis zat zat atau molekul kimia yang ditimbulkan oleh berbagai jenis perasaan atau sebaliknya yang menimbulkan perasaan. Karena molekul molekul kimia tersebut sangat halus dan mempunyai waktu paruh sangat cepat.

PIKIRAN MENGENDALIKAN PERASAAN


. Pikiran yang sadar dan terkendali dapat mengendalikan perasaan. Perasaan bagaikan semburan api atau gelombang laut yang muncul dan menghilang. Perasaan senang akan berada di antara 2 perasaan susah. Perasaan bagai gelombang. Gelombang memiliki satu puncak yang dibatasi oleh dua lembah. Makin tinggi puncak gelombang makin curam lembahnya. Perasaan itu berpasang pasangan dan bersifat berlawanan arah. Tenang dengan gelisah, suka dengan benci, gembira dengan sedih dan sebagainya. Makin bersorak kegembiraan maka makin menangis kesedihan sesudahnya. Makanya janganlah tertawa terbahak -bahak.

Perasaan itu bukanlah sebuah substansi yang nyata, perasaan membentuk gelombang gelombang semu yang hilang dan timbul dan bersifat relatif. Orang yang diberi uang 1 juta bisa senang sekali, senang saja, biasa saja bahkan ada yang sedih. Seorang pengemis di beri uang 1 juta bisa sangat senang, tapi seorang kaya raya diberi uang 1 juta bisa saja sedih.

Perasaan yang di timbulkan oleh pikiran yang bersih dan sadar adalah kasih. Kasih adalah cinta tak bersyarat. Mereka yang mencapai tataran damai ( Chantih) maka dalam dirinya banyak ada perasaan kasih bahkan hampir hanya ada kasih.

Menurut Suami Wiwekananda cinta dan kasih berbeda. Cinta ada 2 yaiu cinta positif adalah cinta yang mengarah keluar dari dirinya ( Sentrifugal). Cinta ini bukan untuk sesuatu keuntungan terhadap dirinya. Cinta ini masih tergantung pada persyaratan persyaratan tertentu, misalnya hanya kepada istri, anak, guru dan sebagainya. Tapi kasih adalah cinta positif tanpa syarat. Kasih adalah cinta kepada anak sendiri dan anak tetangga sama kuatnya.

Cinta negatif adalah cinta menuju kepada dirinya ( Sentrifetal). Cinta ini hanya untuk hal hal yang menguntungkan dirinya atau kelompoknya. Cinta ini tidak konstruktif, tidak produktif. Misalnya seseorang mencintai pasangannya sebagai obyek kesenangannya sendiri. Dia sangat mendikte pasangannya, dan marah kalau apa yang diinginkannya tak sesuai dengan keinginannya. Dia merasa pasangannya milik dirinya. Pasangannya harus menuruti kehendaknya, baik dalam cara berpakaian, berjalan berbicara dan sebagainya. Itu bukannlah cinta berdasarkan kasih. Itu adalah cinta negatif.

Perasaan itu bergelombang dan gelombangnya bisa ganas dan menghanyutkan kesadaran. Perasaan benci, marah dan sebagainya menjadi besar karena dipupuk dan dipelihara. Tak ada perasaan benci atau marah yang menjadi besar secara tiba tiba. Semua itu pada mulanya kecil saja, menjadi besar karena proses akumulasi. Dibiarkan berkembang, dipelihara dan dipupuk. Ketika seseorang benci atau marah kepada seseorang, dia tidak segera membunuh perasaan itu, malah membiarkan tetap ada dalam hatinya. Tetap hidup dan bertumbuh pelan pelan, bahkan mencari lagi data data atau bukti bukti untuk lebih memperkuat rasa marah atau bencinya. Ini sama saja dengan memupuk tanaman. Maka sampailah rasa benci atau marah itu mencapai puncak klimaknya sehingga tak terbendung lagi. Dan ini bisa berakibat fatal.

Menyimpan rasa marah, benci dan dendam adalah memberatkan diri sendiri. Ketika kita tak enak makan dan tak bisa tidur atau bekerja dengan tenang mengingat orang yang kita benci, maka apa terjadi pada orang yang kita benci ?. Orang tersebut mungkin saja makan enak, tidur enak dan bercanda ria dengan sanak keluarganya. Sementara kita menderita kesusahan yang kita pelihara sendiri. Secara kedokteran ini tak bagus. Karena tubuh kita akan menderita paparan zat zat perusak tubuh, seperti Adrenalin , Epinephrin dan Non Epinephrin yang dapat mengacaukan metabolisme dan melepaskan banyak zat radikal bebas yang akan merusak kesehatan sel sel dinding pembuluh darah.( sel Endhotel)

Maka kenalilah perasaan perasaan negatif kita sejak dini dan padamkanlah seawal mungkin, demi kesehatan kita. Bukan untuk siapa siapa. Perasaan damai ( Canthih) yang menyelimuti seluruh tubuh akan membuat sel sel tubuh kita selalu bening, tenang bekerja dan sehat.

Pikiran kitalah yang menciptakan dan memupuk rasa rasa itu. Oleh karena itu sadarilah untuk tetap mengendalikan pikiran dengan kecerdasan hati agar dapat menguasai persaan.

Thursday, December 22, 2011

EGO AWAL PIKIRAN


Siapakah yang mengaktifkan pikiran? Kita sendirilah yang meng ”Create” pikiran itu, lalu laju akselerasi pikiran akan semakin cepat, semakin cepat dan berkembang biak beranakpinak dengan cepat sehingga bisa menjadi hutan pikiran dan kitapun tersesat dan bingung didalamnya.

Pikiranlah melakukan inisiasi yang mengaktifkan kerja pikiran. Benih pikiranlah yang mengatakan kita ada. Kita mempunyai nama. Kita mempunyai identitas. Kita ada. Kita nyata. Kita eksis. Benih pikiran itu disebut Ego. Lalu ego membangun faham tentang adanya diri. Sehingga pikiran menjadi sangat percaya bahwa kita memang benar benar ada. Sedangkan sebenarnya kita hanya setumpuk daging, tulang dan darah yang sebenarnya tak pernah bernama. Tak berlabel. Hanya kumpulan atom. Hanya kumpulan Higg Boson. Egolah yang menempelkan label itu. Faham tentang adanya diri membuat kita jadi bingung.

Oleh karena pikiran bisa diCreate, berarti pikiran bisa diatur bisa diperintah bisa diarahkan. Dengan demikian memulai sesuatu dengan pikiran yang baik sebelum bermanifestasi menjadi kata kata dan perbuatan bukanlah hal yang mustahil.

Tri Kaya Parisudha bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Semua eksistensi mahluk di alam ini di mulai dari pikiran. Wajah kota kota di permukaan planet ini adalah sebelumnya tersimpan dalam pikiran para arsiteknya. Begitu pula panorama hutan adalah sebelumnya berada pada pikiran tumbuh tumbuhan. Jangan kira tanaman tak bisa berpikir sekalipun tidak mempunyai otak. Pikiran itu berada pada dimensi lain dari alam ini. Ketika berfikir maka sebenarnya kita sedang “ mendownload “ energy pikiran semesta ke alam dimensi kita.

Seorang bhiksu Budha dari Tibet bernama Lobsang Rampa menyebut Over Self. Badan Astral yang disebut Over Self inilah yang mengcreate badan kita saat dibentuk di dalam rahim. Over Self inilah yang selalu berada dan melindungi kita, akan tetapi Over self ini tak bisa masuk pada alam 4 dimensi kita, dia berada pada dimensi yang lain. Ada penghubung antara badan fisik dengan Over self yang disebut tali perak ( Silver Cord). Ketika mati silver cord ini putus.

Ada tehnik tertentu dimana orang bisa keluar dari badan fisiknya dan bergabung seutuhnya dengan Over Self lewat Silver Cord dan mampu berkelana kemana saja di permukaan dunia ini tanpa di batasi waktu dan ruang. Tehnik ini disebut OBE ( Out Body Escape). Di Bali ada namanya ilmu Leak, ternyata pada prinsipnya ilmu ini mirip dengan Tehnik OBE. Tehnik OBE yang sempurna bisa membuat orang bisa meninggalkan badan jasmaninya untuk selamanya kapan saja dia mau, atau dengan kata lainnya memilih hari kematiannya dengan tenang damai dan tanpa rasa sakit. Tehnik ini dijalani oleh para Yogi di puncak puncak Himalaya apa yang mereka sebut di Tanah Para Dewa.
Tehnik ini bisa lewat ubun ubun. Akan ada suara yang berdetak keras sampai terdengar pada jarak 50 meter dari tempat duduk sang Yogi pada saat dia meninggalkan tubuhnya lewat ubun ubun yang terbuka..

Di Bali para pendeta menggunakan tehnik telapak tangan. Sang pendeta akan pergi ke alam lain setelah keluar asap halus dari telapak tangannya, lalu badannya akan terkulai lemas seperti setumpuk pakaian yang dilepaskan. Dan sang pendeta pergi ke alam alam Astral bersama Overselfnya. Pengetahuan ini konon terdapat pada Lontar Kalepasan dan Lontar Kadigjayan

Tidak semua Over self utuh dan sempurna. Oleh momentum momentum karma Over Selfpun bisa cacat dan tak sempurna, juga energy pikirannya. Begitu pula kemampuan melindungi badan fisiknya.

Oleh karena itu karma yang baik akan berakibat pada penambahan energy internal yang kuat apada Over Self atau dengan kata lain berpengaruh pada kesempurnaan Over Self. Karma buruk menyebabkan Over Selfnya ” Low Bat ”. Sehingga pada saat kematian “ he can not flaying”. Tubuh Astral akan lumpuh, tersesat, bingung dan sedih.

Mungkin penyakit orang gila karena ada kekacauan pada Over Selfnya sehingga sulit di obati. Obat obat psikotropik hanya bekerja pada efektor efektor tertentu di otak. Hanya bekerja di hilir, bukan di hulu. Seperti komputer hanya bekerja pada layar dekstopnya sedangkan kesalahan ada pada orang yang duduk di depan meja komputer. Seorang waskita yang mumpuni hanya dengan sentuhan atau tatapan Shaktipata saja sudah mampu membuat waras dalam sekejap. Sepertinya dia merapikan Over Self yang pecah ( Shizo) bagaikan merapikan leher baju yang terlipat.

Jadi pikiran adalah awal eksistensi mahluk sehingga hasil akhirnya adalah hasil pikiran. Dengan kata lainnya warna warni permukaan planet ini tidak lain adalah out come dari pikiran banyak mahluk.

Untuk mendapatkan hasil yang baik mulailah dengan memilih milih dan memilah milah seperlunya saja pikiran yang akan menghasilkan sesuatu yang kita anggap baik untuk bersama dan lingkungan. Jangan mengekploitasi pikiran secara kebablasan dengan tujuan untuk kepentingan diri sendiri atau kelompok. Pandangan ini sangat destruktif, sangat berbahaya dan bertentangan dengan ajaran Hindhu Bertentangan dengan Prinsip Tri Hita Karana.

Kekacauan musim saat ini akibat adanya peningkatan suhu Bumi ( Global Warming) adalah akibat kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan akibat ekplorasi, ekploitasi kebablasan dari penggunaan kecerdasan pikiran yang salah ( Intelectual Abuse). ” Mind is weapon power. May be dangerous for your shelf or the others. Be carefull with intellectuality power of mind “.

Hindhu sudah jelas menyatakan bahwa kelahiran ini adalah untuk membayar hutang Karma, kemudian membebaskan diri dari siklus Samsara Punarbawa yang sangat melelahkan. Budha mengatakan kelahiran anda sudah tak terhitung lagi. Jika air mata kesedihan dari seluruh kelahiran anda di kumpulkan maka akan melebihi Samudra Hindia. Demikian pula jika bangkai tubuh anda dikumpulkan dari semua kelahiran yang sudah anda lalui maka tumpukkannya akan melebihi tinggi puncak Himalaya. Budha telah mampu mengingat dengan sempurna lebih dari 90 Big Bang kelahiran sebelumnya. Satu Big Bang adalah satu usia sebuah Universe.

Akan tetapi pikiran juga bisa diarahkan, tentu bisa juga dinonaktifkan, di Zero Mindkan, di titik nolkan. Inilah tehnik awal suatu meditasi mengendalikan pikiran. Para pemangku di Bali yang sudah mewinten berhak memakai “Udeng”. Kain putih yang dililitkan di kepala. Itu adalah simbul orang yang sudah mampu mengendalikan pikiran. Berbeda dengan Destar, yang bisa dipakai semua orang . Destar berasal dari kata Drestha yang artinya custeem atau pakaian adat. Di Indonesia dari Sabang sampai Merauke mempunyai Destar yang berbeda beda sesuai dengan adat istiadatnya.

Thursday, December 15, 2011

PIKIRAN SELALU GELISAH


Ada yang mengatakan pikiran bagaikan kuda liar yang sulit dipegang dan diarahkan, ada yang mengatakan pikiran bagaikan kera yang tak pernah duduk diam. Pikiran itu memang selalu gelisah. Pikiran itu selalu ingin escape dan ingin escape. Pikiran melecuti kita untuk selalu bergerak dan bergerak. Pikiran dengan sadis dan kejam tidak pernah membiarkan kita untuk berada dalam suasana damai dan menikmati ketenangan walau dalam sekejap, bahkan saat tidurpun pikiran selalu aktif berupa mimpi mimpi.

Sifat pikiran yang selalu berpindah pindah itu membuat kita seperti hidup dalam penjara dari balik jeruji besi. Kita akan selalu memandang keluar, kapan kiranya kita bisa bebas. Pikiran adalah penjara yang melarang kita untuk lega dalam kebebasan. Pikiran mengarahkan kita kemasa depan dan selalu kemasa depan, selalu besok dan selalu besok. Berarti kita merasa tak betah dengan keadaan hari ini. Dengan kata lainnya kita tidak menikmati hari ini. Bagaimanapun indahnya hari ini pikiran segera melecuti kita untuk pergi dari situ dan berfikir besok, besok dan besok. Keadaan ini berlangsung terus terus dan terus.

Kita dibuat selalu tidak puas dengan hari ini. Bahkan sampai menjelang ajalpun kita lupa menikmati hari ini. Kita lupa dengan ketenangan, kita lupa dengan kedamaian, kita lupa dengan hidup. Kita tak pernah hidup. Selalu berlari selalu berlari karena ketakutan, kecemasan, dengan tujuan ingin menikmati ketenangan hidup, kedamaian hidup di hari tua. Tetapi kita lupa bahwa kita sedang menunggangi kuda liar yang tak pernah berhenti yaitu pikiran.

Buanglah kuda itu, turun dan berjalanlah pelan pelan maka kita akan menikmati ketenangan pemandangan hidup yang jenih dan damai, indah dan membahagiakan, bebas dari rasa takut dan kecemasan. Itulah Chanthih.

Kecerdasan hati tahu bahwa seluruh isi alam ini sudah diprogram sedemikian rapi dan sempurna. Sub pertikel atom mempunyai program, atom mempunyai program, molekul mempunyai program, sel mempunyai program. Semua mereka mempunyai program sendiri sendiri yang mengagumkan. Molekul air haruslah H2O, karbohydrat haruslah atom Carbon dan Hydrogen dan molekul molekul protein tertentu haruslah mempunyai rumus atom yang spesifik. Oleh katrena itu alam ini sebenarnya adalah komputer yang sangat dan maha sempurna. Mempunyai hukum hukum baku yang sudah di set sedemikian rupa sesuai untuk alam 4 dimensi, seperti alam kita ini.

Dalam Hukum Karma Phala maka setiap energy pikiran, ucapan dan perbuatan yang dilepaskan ke alam akan tercatat sebagai potensial energy. Kebaikan adalah energy yang dilepaskan ke alam dan alam akan mencatat sebagai simpanan energy, energy dengan tanda Plus (+). Dalam aliran meditasi Falun Gong disebut ”De”. Dalam artian anda mempunyai simpanan energy, yang nanti akan dibayarkan kepada anda pada saat saat yang tepat dan dibutuhkan.

Karena sifat alam ini adalah Canthih adalah selalu menuju keseimbangan. Energy ini disebut energy Sentripugal atau energy positif. Karena dalam kebaikan vektor resultante energy itu menuju keluar diri. Pelayanan dengan kasih, persembahan dan ketulusan adalah kebaikan dengan energy positif menuju keluar diri. Pada saat kematian simpanan energy ini akan membuat anda mampu terbang dengan kecepatan mengagumkan menuju planet planet murni yang lebih tinggi..

Pada saat hidup bisa saja anda berkelit atas kebohongan dan kejahatan bagai ikan yang berenang di sungai, tapi saat kematian anda akan hanyut bagai selembar daun kering. Saat inilah momentum Karma akan bekerja.

Sedangkan pada kejahatan maka vektor resultante energy itu menuju kedalam diri, untuk mnguntungkan diri sendiri atau kelompok. Energy ini disebut energy negatif, atau energy Sentrifetal. Untuk kejahatan alam akan mencatat sebagai energy dengan tanda Minus (-), dalam arti anda berhutang energy terhadap alam.

Pada suatu saat alam akan memintanya lagi untuk dan demi keseimbangan dan kedamian alam itu sendiri atau Canthih. Jadi pada saat kematian maka kita akan mengalami ” low bat ” sehingga can not fly and polling down in the bad whorld. Kita tak bisa terbang ke planet planet murni pada dimensi dimensi yang lebih tinggi dimana para mahluk mahluk mulia yang sempurna dengan pengetahuan sempurna dan kebahagiaan tertinggi berada disana.

Dimensi alam ini tak terhingga untuk dijelajah dan dipenuhi oleh mahluk berbagai tingkatan kemuliaan dan kebahagiaan. Jangan hanya terpaku di Bumi ini yang sesempit debu di alam semesta. Jangan picik. Jangan stupid.

Maka Hindhu selalu menganjurkan berbuat Yadnya. Ada Panca Yadnya yg harus dilakukan dalam hidup, tujuannya adalah untuk menabung energy di alam semesta agar nanti kita tidak Low Bat saat kematian menjemput.

Lahir sebagai binatang atau lumut bukanlah sesuatu yang mustahil. Hukum Karma berlaku untuk siapapun tak pandang bulu. Tidak ada siapapun yang mampu menolong diri kita kecuali diri kita sendiri. Orang orang yang selama hidup sebagai keluarga kita, akan berpisah dan mungkin tak akan pernah bertemu lagi dalam etape selanjutnya. Karena mereka akan pergi dalam Reinkaranasi selanjutnya.

Hanya Yadnya suci itulah yang merupakan simpanan energy yang akan membawa kita pada kelahiran kelahiran yang lebih tinggi. Yadnya bukanlah selalu dalam bentuk banten dan doa, tapi perbuatan nyata dan kasih serta pengorbanan yang dilakukan baik terhadap alam ( Dewa Yadnya), Masyarakat ( Manusia Yadnya), keluarga ( Pitra Yadnya), binatang ( Butha Yadnya) dan para Guru yang telah memberikan pencerahan hidup ( Rhsi Yadnya )

Meditasi dan Yoga telah dikenal dalam Hindhu sudah sejak lama sekali, sebagai suatu tehnik Shut Down. Karena alam ini adalah komputer raksasa, maka meditasi bertujuan untuk mencelat keluar dari layar monitor dan bersatu dengan sang pemain sejati yang duduk di depan meja komputer yaitu Atman. Yoga pada tingkat Samadi atau meditasi pada tingkat Jana adalah mereka yang sudah sampai pada pengetahuan sejati tentang hidup dan kehidupan ini. Mereka tahu rahasia alam ini karena sudah bersatu dengan Dia Sang Pengendali yakni Brahman.

PIKIRAN SELALU MEMBEDAKAN


Pikiran jika diaktifkan akan selalu membeda bedakan antara kaya dan miskin, rupawan dan jelek, baik dan buruk, tinggi dan rendah. Pikiran sangat pandai dalam melakukan diskripsi semacam ini. Hasil akhirnya adalah bermacam macam menu yang antara lain terdiri dari kesombongan , keangkuhan, rendah diri, berkecil hati, kecewa, iri, dendam dan lai lain. Jika anda mengaktifkan kemampuan membeda bedakan dari pikiran maka anda tinggal memilih salah satu dari menu akhir tersebut.

Dalam komunitas orang orang yang selalu mengandalkan pikirannya, apa yang disebut masyarakat intelek atau masyarakat kampus saat ini, jangan kira mereka dalam suasana Chantih yang damai dan tenang. Mereka seperti api dalam sekam. Mereka bersaing dalam hati dengan sesamanya, saling ingin melebihi, saling ingin menang saling ingin lebih pintar, mereka selalu ingin berdebat. Mereka berdansa diatas lantai kegelisahan. Yang jelas para binaragawan pikiran ini selalu gatal ingin saling menjotos dengan sesamanya. Mereka menderita dalam berbagai tingkat kesarjanaan. Menderita pada tingkat S1, menderita pada tingkat S2, S3 dan seterusnya.

. Mereka berada dalam suasana kompetitif yang konyol. Mereka terjebak dalam gua sempit yang menyesatkan. Mereka seperti katak dalam tempurung. Mereka tak mampu meraba kedamaian yang akan menjadi tempat tujuan akhir siklus Reinkarnasi. Mereka sia sia. Hanyut dalam peradaban.

Di Denpasar ada sebuah Banjar yang terdiri dari kelompok orang orang yang disebut intelek, ternyata ada yang ngodalin pagi ada yang ngodalin sore di pura. Ternyata mereka blok blokan. Karena mereka selalu merasa lebih pintar dari yang lain, mereka saling tak mau kalah. Karena mereka tidak tahu dan buta sama sekali tentang kecerdasan hati, kecerdasan yang membawa kebesaran jiwa dan hati, kecerdasan yang tenang damai dan sangat berani menerima apa adanya sehingga menghasilkan kebijaksanaan. Sedangkan pikiran cendrung cengeng, cerewet, pengecut, ingin menang sendiri dan rapuh ( vulnerable).

Tuesday, December 6, 2011

REALITAS PIKIRAN



Lapisan pikiran berada pada dimensi yang lain.

Bhagawan Sri Satya Sai Baba mengatakan bahwa tubuh kita bukanlah hanya tubuh fisik, akan tetapi terdiri dari beberapa lapisan tubuh antara lain lapisan tubuh fisik ( fisical sheat), lapisan tubuh Prana ( Pranic sheat), lapisan tubuh emosi ( Emotional sheat), lapisan tubuh pikiran ( Intelectual sheat), lapisan tubuh kebahagiaan ( Bliss sheat), lapisan tubuh kesadaran( Conciusness sheat).

Para ahli atom mengatakan bahwa White Matter atau Fisical Matter ini hanyalah 4 % dari total energy alam semesta. Jadi berarti pula tubuh fisik kita hanyalah 4% dari total life energy kita. Jika kita mati kita masih memiliki 96 % energy murni ( Pure energy) yang akan terbang ke alam alam lainnya atau kembali ke planet fisik seperti Bumi untuk mencari 4% energy lagi agar bisa mewujud ( Reinkarnasi).

Lapisan pikiran hanyalah satu dari lapisan tubuh kita. Dimanakah letaknya lapisan pikiran ? Di otak ?. Tentulah tidak. Seluruh sel sel tubuh kita akan diganti dalam 5 tahun. Termasuk sel sel otak. Lalu kenapa kita masih bisa ingat dengan jelas peristiwa peristiwa 10 tahun yang lampau ?

Dalam tehnik meditasi dan Yoga ada tehnik Regresi dimana seseorang bisa kembali kemasa waktu sebelumnya dan menikmati pengalaman nyata sebelumnya, seperti kembali pada kehidupan masa sebelumnya. Misalnya mendengar suara burung saat usia 5 tahun atau merasakan air susu ibu saat bayi. Semua sensasi itu seperti nyata. Bahkan bisa kembali kepada saat dalam kandungan atau bahkan pada pengalaman hidup sebelumnya.
Budha bahkan bisa menikmati sensasi 90 Kalpha sebelumnya. Satu kalpha sama dengan satu periode Big Bang.

Pikiran bukanlah materi fisik. Dia ada pada dimensi lain, bukan dimensi fisik yang terdiri dari 4 dimensi ( 4D).

Ada mahluk bersel satu yang disebut Ammoeba, dia bisa berfikir sekalipun tidak mempunyai otak. Begitu pula ada mahluk yang lebih kecil lagi yang disebut Virus, hanya terdiri dari beberapa molekul saja. Namanya Virus DNA dan juga Virus RNA. Dia tak mempunyai otak tapi dapat berfikir , dapat bergerak menghindari bahaya, menyerang, membajak DNA dan mengcopy dirinya dan sebagainya.

Walaupun eksistensi mahluk tak sama sedangkan pikiran semua mahluk mempunyai kapasitas yang sama, perbedaannya karena muatan program pada apa yang disebut otak atau DNA tidak sama pada semua mahluk.

Pernah dilaporkan ada seorang mahasiswa yang sangat cerdas dan selalu lulus cum laude tetapi ketika dirontgen kepalanya karena sakit ternyata hanya berisi air saja ( tanpa otak/ hydrancephali ). Contoh lainnya computer bisa diprogram untuk bermain catur seolah olah mempunyai pikiran padahal tak memiliki otak. Computrer ini namanya Deep Blue yang dapat mengalahkan Garry Kasparov seorang super master dunia yang berasal dari Sovyet.

Kenapa orang orang bangga dan berlomba untuk membangkitkan kecerdasan pikiran padahal sebuah komputerpun dapat melakukannya?. Kenapa tidak membangkitkan kecerdasan hati dimana komputer sama sekali tak dapat melakukannya ? Computer tak mengenal bahagia. Hanya manusia yang mengenal bahagia. Sekuat kuatnya kita membangkitkan kecerdasan pikiran maka ujung ujungnya adalah ketidak puasan, ujung ujungnya adalah Dukka. Sedangkan kecerdasan hati ujung ujungnya adalah kebahagiaan.

Pikiran itu tak terbatas oleh ruang waktu. Buktinya dalam kamar sempitpun kita bisa membayangkan lautan luas. Juga kita bisa mengingat dan membayangkan peristiwa peristiwa yang sudah lama berlalu seperti kenangan kenangan masa anak anak bersama teman teman kita. Jadi tak ada ruang dan waktu yang mampu membatasi pikiran, karena pikiran bukan materi 4 dimensi. Pikiran berada pada dimensi yang lain.

PIKIRAN PEMINPIN INDRA INDRA


Pancaindra baru bisa mewujudkan realitas setelah mendapat persetujuan dari pikiran. Jadi yang terpenting adalah bahwa semua rangsangan pancaindra itu harus mendapat persetujuan dari pikiran. Boleh ada obyek, ada mata yang sehat, ada otak yang sehat tapi kalau tak ada persetujuan dengan pikiran maka obyek itu tak akan pernah ada dalam realitas anda.. Orang yang melamun yang pikirannya jauh, mungkin tak melihat kalau ada orang lalu lalang di depannya atau tak mendengar kalau namanya dipanggil.

Persetujuan (approved) ini oleh Budha disebut Chanda. Budha mengatakan dalam pancaindra adal 5 persetujuan antara pikiran dan pancaindra yang disebut Kama Chanda. Ketika pikiran setuju untuk melihat yang sensual maka proses penglihatan itu dapat berlangsung dan dapat membangkitkan rangsangan. Begitu juga kalau pikiran setuju kepada indra untuk menikmati alkohol maka rasa alkohol itu akan terasa mengigit. Jadi pikiranlah kunci dari semua itu. Semua alat alat indra dari otak sampai efektornya tak akan berfungsi kalau tak mendapat persetujuan dari pikiran. Siapakah pikiran ? Sang pencipta realita ?

Dalam pendidikan Yoga dan Meditasi maka pikiranlah dilatih untuk memberi persetujuan kepada pancaindra secara selektif dan efficient dan menghindari sensualitas dunia eksternal yang dapat menghanyutkan kesadaran kedalam arus semu kehidupan. Bukan sebaliknya dengan menutup atau menghilangkan obyeknya. Karena pikiran dapat pula menikmati sensualitas tanpa obyek, apa yang disebut menghayal. Pikiran dapat menghadirkan obyek obyek ciptaannya sendiri. Jadi pikiranlah kuncinya pancaindra. Karena itu pikiranlah yang dikendalikan, bukan obyek eksternalnya. Dunia ini adalah bentukan pikiran dan dia senang berselancar di dalamnya.

Pikiran dapat diprogram, diarahkan dipandu dan dikendalikan. Oleh karena itu untuk menghindari orang menjadi mabuk akan kenikmatan dunia maka pikirannya yang dikendalikan. Orang yang dapat mengendalikan pikiran adalah orang pada tingkat bijak, tetapi bagi para pemula atau para remaja untuk menghindari mabuk dunia maka obyek rangsangan harus dihindarkan dulu sebelum pikirannya menjadi kuat dan bijak. Dia harus terlebih dulu di jauhkan dari sensualitas dunia. Makanya wihara wihara, padepokan padepokan yoga dan meditasi memilih tempat di hutan atau di gunung.

Memuja kenikmatan dan mengumbar napsu adalah bentuk lain dari memuja berhala, karena semua rangsangan itu adalah semu, hanya permainan molekul molekul kimia. Molekul molekul kimia yang tercipta dari rangsangan itu yang menyebabkan kita tak sadar. Rasa manis, rasa pahit, enak dan sebagainya hanyalah permainan molekul molekul kimia. Pikiran yang bersih tidak mungkin suka mabuk mabukan atau pesta sek dan narkoba. Sadarlah itu hanya permainan molekul molekul kimia. Oleh karena itu setiap agama mengajarkan pengendalian pikiran atau pengendalian diri terhadap suatu permainan yang menyesatkan dan semu ini.

Yesus Kristus dalam penyiksaan menuju tiang Salib, mungkin sudah sangat mengetahui permainan molekul molekul ini. Mungkin saja Sang Yesus tidak merasakan apa apa, bukan seperti rasa sakit yang kita bayangkan, karena Beliau sudah sangat piawai mengendalikan pikiranNYA.

Lalu apakah realita ini sebenarnya?. Kita menggantungkan nasib pada alat pengindra dan otak ? Apakah itu sahih ?

Thursday, December 1, 2011

PANCA INDRA JENDELA DUNIA


Ketika air gula diteteskan pada ujung lidah dengan segera otak dapat mengenalinya sebagai rasa manis. Dan memberikan jawaban itu adalah air gula. Tapi coba teteskan air gula pada telapak tangan maka tak ada jawaban karena ditelapak tangan tak ada pintu pintu reseptor spesifik terhadap rasa manis.

Begitu juga makanan yang enak di lidah, tapi ketika sudah masuk ke lambung tak terasa apa apa, padahal enaknya tetap. Cahaya yang dipantulkan benda benda ke retina mata juga akan menciptakan molekul molekul kimia tertentu pada pintu pintu reseptor pada retina. Otak memberikan interpretasi tentang keadaan benda tersebut, bentuk, warna, jarak dan lain lain. Hasil dari interpretasi ini berbeda beda (tidak persis sama) walaupun dengan obyek benda yang sama pada waktu bersamaan. Bahkan interpretasi bisa berbeda pada orang yang sama dengan obyek yang sama pada saat yang berbeda.

Panca indralah yang memperkenalkan dunia luar pada otak, dan otak akan membentuk persepsi persepsi (model) tersendiri tentang dunia. Rangkaian persepsi persepsi ini akan merajut sebuah difinisi tentang dunia, sesuai dengan intensitas dan sifat rangsangan yang diterima lewat pancaindranya. Oleh karena itu orang bijak mengatakan : ”SEBERAPA BANYAK MANUSIA SEBEGITULAH BANYAK DUNIA ”.

Ketika ada pesta dan diatas meja ada berbagai jenis dan menu makanan, tetapi orang orang akan mengambil jenis makanan atau buah yang berbeda beda. Itu menandakan memory rasa yang ada di pikirannya berbeda beda. Ada yang suka apel ada yang suka semangka dan sebagainya. Itulah perbedaan persepsi terhadap dunia. Bahkan apel yang sama akan memberikan persepsi rasa yang berbeda pada orang berbeda.

Pertanyaannya adalah : Apakah ini juga program DNA ? Apakah kita sebenarnya tak memiliki kehendak bebas ? Apakah alam sebenarnya kumpulan bertrilliun trilliun hukum alam yang sedang berlaku pada dirinya dengan sendirinya pula ? Tanpa campur tangan siapapun.

Saya tidak ingin mengatakan jika seorang pedagang sate walaupun dia mengutuki Tuhan 100 kali dalam sehari, tapi selama dia selalu melayani pelanggan dengan baik pastilah dia akan beruntung.

Ketika Hindhu mengatakan Tuhan adalah Brahman. Brahman bersifat Wyapi Wyapaka Nirwikara, yaitu selalu ada dan ada dimana mana. Maka alam inilah sejatinya yang kita maksudkan Tuhan. Karena kita tak akan pernah berhasil memecahkan hukum hukumnya.

Hukum fisika quantum bukanklah akhir fisika. Dimasa depan pastilah ada sebuah DNA sangat cerdas yang menemukan hukum fisika baru yang mencengangkan dan membelah tabir rahasia alam selanjutnya.

Dan hal yang paling mencengangkan adalah semua penemuan itu akan terasa cocok dan bisa diterima oleh alam. Tampaknya alam ini sangat elastis bagai karet. Mau mau saja.

Pandangan orang buta dan orang tuli atau sekalian buta tuli terhadap dunia berdiri sendiri sendiri. Mereka punya dunianya sendiri sendiri. Dengan kata lain dunia ini menjadi nyata karena adanya pancaindra. Coba kalau kita tidur maka dunia ini lenyap. Apakah sebenarnya memang lenyap? Dan begitu kita bangun dunia ini ada lagi ? Secara spontan dunia ini dibentuk lagi sesuai memory dan persepsi kita ?. Jangan jangan memang seperti ini.

Begitulah relatifnya dunia, begitu nisbinya dunia. Pada saat tidur nyenyak semua kekayaan anda, gelar pangkat, jabatan anda dan bahkan semua sanak saudara anda lenyap. Apakah realitas itu benar benar ada ? Atau ada karena otak membuat model realita dari menyusun data data yang dikirim oleh pancaindra kepadanya ? Bagaimana bentuk model realita pada kucing, kambing, ikan, tumbuhan, bakteri dan virus. ? Apakah hampir sama atau berbeda sama sekali ?

Sunday, November 6, 2011

REALITAS PANCAINDRA


Pancaindra kita adalah 5 alat pengindra yang akan memberikan laporan tentang dunia luar kepada tubuh kita. Laporan ini akan direspon oleh pikiran kita. Hasilnya adalah persepsi persepsi realitas. Kumpulan persepsi ini membentuk paham.

Dasarnya harus ada obyek, ada indra sebagai perekam obyek, ada rangsangan dari obyek yang mencapai ambang bawah ( Threshold) indra, ada konsentrasi atau perhatian dari pikiran (subyek) terhadap pengindraan saat itu. Dan ada interprestai dari otak. Jadi singkatnya ada 4 hal yaitu :obyek, pengindra, otak, pikiran. Bangsa Yunani kuno percaya bahwa pikiran tak terpisahkan dari alat pengindra. Tanpa pikiran alat pengindra tak akan jalan. Budha mengatakan ada 6 indra dan yang ke enam adalah pikiran. Sains sementara hanya mengenal 5 pengindra dan memisahkannya dari pikiran.

Sedangkan Hindhu mengatakan pikiran adalah pemimpin indra indra. Pikiran adalah lebih superrior dari indra indra. Pikiranlah yang bisa dan berwenang mengendalikan indra indra. Di Bali areal persembahyangan di masing masing rumah disebut Merajan. Asal kata dari Me Raja. Artinya tempat menjadi Raja. Kenapa menjadi Raja ?. Artinya tempat melatih pikiran agar kembali sadar bahwa pikiran itu adalah Raja dari alat pengindra. Kuasailah Indra indra itu dan kendalikan. Jangan sampai kita dikendalikan oleh kesenangan kesenangan indrawi yang sering kebabblasan dan mempurukkan kehidupan kita.

Sedangkan tempat persembahyangan disebut ”sanggah” artinya ” se angga ” yaitu satu diri atau menyatu. Tempat dimana kita menyadari sang diri sejati. Bersatunya Atman dengan Brahman. Kawula manunggaling Gusti.

Masing masing mahluk harus mengalami ke empat proses dalam pengindraan yaitu obyek, pengindra, otak dan pikiran untuk berhasil membentuk realitasnya sendiri. Berbagai gradasi perbedaan waktu, situasi, dan kwalitas alat pengindra maupun otak akan menghasilkan realitas yang berbeda walaupun pada obyek yang sama.

Sebab realitas tersebut hanyalah sebuah model. Model yang dibentuk oleh otak atas berbagai variabel informasi yang diterima oleh tingkat kepekaan alat pengindranya atas perintah pikiran.

Setiap mahluk memiliki kepekaan pengindraan yang berbeda beda baik tumbuh2an, binatang maupun manusia. Tumbuhan tertentu sangat peka dengan suhu sedangkan yang lain tidak. Binatang tertentu sangat peka dengan suara yang lain tidak.

Kelelawar binatang yang sangat peka dengan suara, ketika malam hari kelelawar bisa terbang dengan kecepatan tinggi di antara daun daun pepohonan tanpa menyentuh sehelaipun dari daun tersebut. Menyelinap dengan manuver mengagumkan hanya dengan melepaskan sekali suara (ciiiit..) dan suara itu dipantulkan oleh daun daun dan dahan. Suara itu ditangkap kembali oleh telinganya, dan dengan cara itu dia dapat menentukan jarak daun dan dahan dengan dirinya yang sedang melayang dalam waktu sangat singkat dengan presisi super akurat.

Ikan ikan dengan siripnya dapat mengetahui kekuatan arus dan kecepatan arus air pada jarak yang cukup jauh dengan dirinya di lautan. Anjing dengan hidungnya dapat mengendus sesuatu dalam jarak jauh dan mempunyai memori penciuman sangat tajam dan lengkap. Dalam arti untuk sehelai daun anjing dapat mendiskripsi hampir 5 jenis bau yang berbeda, sedangkan kita mungkin hanya satu.

Capung dapat mengukur tekanan udara sehingga dapat diam di udara dan terbang maju mundur seenaknya. Begitulah keragaman dan kepekaan indra tiap mahluk berbeda beda.

Juga tiap individu pada menusia juga memiliki kepekaan indra yang berbeda tergantung pada kesempurnaan fungsi indra masing masing dan konsentrasi pikiran pada pengindraan saat itu. Indra adalah laporan tentang dunia luar kepada pikiran. Tiap alat pengindraan memilki reseptor atau pintu spesifik terhadap rangsangan.

Secara fisiology bahwa ketika rangsangan menyentuh pintu reseptor ini, maka akan terjadi pembentukan molekul molekul kimia tertentu yang disebut Neurotransmitter sebagai molekul pembawa pesan rangsangan ke otak .Otak akan melakukan interpretasi terhadap mungkin ribuan variabel yang ditimbulkan oleh hanya satu jenis rangsangan. Lalu otak akan membangun sebuah model dari penyusunan sangat rapi dari kepingan kepingan variabel tersebut. Begitulah otak menjawab sebuah realitas.

Wednesday, November 2, 2011

ARE WE A BIONIC ?


Ketika tak jelas batas hidup dan mati, apakah kita sesosok bionik yang tercipta secara spontan begitu saja secara alami di alam semesta dari sebuah ketiadaan? Akibat evolusi pristiwa peristiwa fisika dan kimia yang telah berlangsung millyaran tahun? Seperti theory Supernova ?

Apakah sebuah Deep Blue jika ditambahi beberapa set program reaksi biokimia, akan bisa membuat dia mampu merasa iba ?

Stephen Haucking bertanya apakah kita mampu membedakan sesosok mahluk bintang? Apakah dia betul betul mahluk biologi sejati atau bionik? Apakah kita mempunyai kehendak bebas sebagai mahluk? Atau semuanya itu sudah terprogram sebagai kehendak alam? Apakah kita bagian dari suatu permainan the game of nature dan sang pemainnya kita tak pernah tahu ?.

Jika tubuh kita di bongkar maka kita dikatakan mati. Jika komputer di bongkar maka tidak pantas lagi disebut komputer. Apa bedanya kita dengan komputer. Tubuh komputer adalah besi dan kabel. Tubuh kita tulang dan daging. Jika di uraikan lagi komputer menghasilkan partikel quark. Tubuh kita diuraikan lagi hasilnya sama yaitu quark. Apakah kita mahluk bionik ?

Sunday, October 30, 2011

KEHIDUPAN TINGKAT SUBPARTIKEL ATOM


Atom adalah bagaikan sebuah Bumi yang memiliki inti dan atmosfir sendiri. Pada inti atom terdapat Proton dalam jumlah yang berbeda beda tiap atom. Pada atmosfir atom terdapat banyak sekali sub partikel atom yang berterbangan dengan kecepatan melebihi 300.000 km/detik, sehingga dalam pengamatan foto quantum atmosfir atom tampak kelabu seperti awan pekat.

Reaksi reaksi perpindahan dan pembentukan energy sangat cepat dan sibuk. Jenis jenis sub partikel tersebut antara lain : Elektron, Photon, Neutrinio, Meson, Gluon, Muon, Quark dan lain lain. Semua bergerak teratur simetri dan terukur dalam keseimbangan yang harmonis (Chantih).

Dinamika yang sangat mengagumkan ini membuat kita bertanya tanya apakah unit terkecil dari kehidupan fisik ? Apakah sub partikel atom adalah bentukan kehidupan tersendiri tingkat sub partikel ? Lalu apakah sebenarnya difinisi hidup secara fisik ? Dan apakah difinisi mati secara fisik ? Siapakah yang berhak, sah dan pantas di katakan hidup secara fisik ?

Atau mungkin sementara ini difinisi kita yang kita anut tentang hidup sangat dangkal?. Atau sebenarnya tak ada yang namanya hidup atau mati. Alam ini adalah Mayapadha ? ” The dream land ?”.

Hindhu menyebut Mayapadha atau Mercapadha. Artinya alam siluman, alam bukan sebenarnya. Alam ini adalah kosong. Kita berasal dari kosong, berjalan dalam kosong dan menuju kosong. ” Sunya Ambara Bwana ”.

Menurut Suami Prabupadha Wisnupadha Bhakti Wedhanta alam kasat mata ini dibentuk dari energy Maya Sakti. Energy Maya Sakti berasal dari Dewi Durgha pasangan Dewa Ciwa. Energy ini menurunkan frekwensi dan vibrasinya bertrilliun trilliun kali dari frekwensi dan vibrasi asalnya sampai menjadi titik kesadaran lalu menurunkan lagi vibrasinya sampai menjadi titik titik materi ( Material dot). Titik titik inilah cikal bakal pembentuk materi. Jika energy Maya Sakti ini kembali ke frekwensi dan vibrasi asalnya maka alam kasat mata ini atau alam materi ini akan lenyap dalam waktu sepermilliyaran detik ( in the very tiny moment). Maka dari itu dalam mythologi Hindhu Dewi Durgha disembah sebagai Ibu Alam Semesta.

Begitu juga Frekwensi dan vibrasi energy ini berhenti pada beebagai level, sehingga terbentuk berbagai dimensi alam semesta yang tak terhitung jumlahnya.( count’less dimentions of nature )

Akankah kita telah mewarisi kebohongan tentang hidup. Kita dipandu oleh ego dipandu oleh pikiran dan pancaindra yang sangat terbatas dalam membangun sebuah difinisi dan persepsi tentang hidup. Ketika Budha 2500 tahun yang lalu mengungkapkan bahwa hidup itu adalah Dukka, Pana, Anatta dan Anica. Maka hidup adalah sebuah kekosongan abadi.

Dalam kekosongan inilah kita menemukan arti damai ( Chantih), sebab dalam kekosongan sempurna yang bisa eksis hanyalah kedamaian. Hanya di dalam kedamaian kebahagiaan akan mampu tumbuh dan mekar berkembang. Dengan kata lain Kedamaian ( Chantih) adalah tempatnya kebahagiaan. Tanpa kedamaian tak ada kebahagiaan, hanya ada kesenangan sesaat. Kebahagiaan itu permanent. Semua partikel alam ini selalu berubah ( Impermanent) tapi hanya satu yang tak berubah Kebahagiaan.

Wednesday, October 26, 2011

KEHIDUPAN TINGGKAT ATOM


Molekul tersusun oleh ikatan ikatan atom yang sedemikian rupa menyusun dirinya membentuk suatu ikatan ikatan khas dengan menghasilkan sifat fisik dan kimiawi yang khas pula. Atom atom inilah sebenarnya yang cerdas dalam usaha merangkai sebuah molekul. Seolah olah atom ini tahu bagaimana membentuk ikatan protein tertentu. Jenis jenis atom, muatan muatannya terseleksi sedemikian rapi dan teratur, kuat dan melakukan reaksi reaksi yang terpilih dan terpilah dan sangat tidak sembarangan.

Jadi seolah olah atom inilah yang memegang kendali kehidupan sebuah molekul. Molekul air, udara, besi , lemak tertentu, karbohydrat tertentu dan protein tertentu memiliki susunan dan ikatan atom yang tidak sembarangan. Tehnik dengan mengubah susunan atom pada suatu zat adalah tehnik industri masa depan. Molekul air adalah H2O tidak bisa lain yaitu 2 molekul Hydrogen dan 1 molekul Oksigen. Kalau lain susunan atomnya maka zat yang terbentuk bukanlah air.

Tubuh kita bagaikan sungai atom yang selalu mengalir tapi demikian rapi dan terukur sehingga terbentuk suatu keseimbangan yang sangat mengagumkan. Jika tubuh kita kelebihan atau kekurangan atom atom tertentu seperti Kalium atau natrium maka kita akan sakit karena keseimbangan tingkat molekul terganggu. Apakah atom unit terkecil kehidupan?.

Atomlah yang selalu aktif berkumpul dan berurai membentuk molekul molekul. Dan molekul membentuk zat zat. Kemudian zat zat membentuk sel. Dan sel sel membentuk jaringan. Dan jaringan jaringan membentuk Organ. Dan Organ organ membentuk tubuh. Jika kita mati maka tubuh kita terurai dan kembali menjadi atom atom lagi. Atom atom ini yang akan masuk ketubuh tubuh berbagai mahluk lainnya lewat makanan, minuman dan udara. Jadi seperti saling bertukar baju

Hidup kita di dunia memakai baju yang sama bahannya dengan semua mahluk lainnya yaitu atom atom. Subyektivitas ego dan kegelapan kesadaran seakan akan membuat kita merasa berbeda, sedangkan kejernihan kesadaran akan mampu menguak realitas yang sebenarnya.

KEHIDUPAN TINGKAT MOLEKUL


Apakah sel itu benar sebuah unit terkecil kehidupan biologis? Mungkinkah molekul?. Molekul protein, lemak, garam dan lain lain menghasilkan berbagai bentuk senyawa enzym, peptida, matrix dan lain lain mempunyai aktivitas spesifik. Molekul molekul ini sangat aktif dengan mobilitas dan transformasi sangat cepat dan sibuk.

Ada mahluk yang hidup dengan hanya terdiri dari beberapa molekul saja seperti misalnya virus DNA dan virus RNA. Mereka hidup, bergerak, berkembang biak, mempertahankan diri, menghindar bahkan menyerang.

Virus HIV, Virus Flu Burung hanya terdiri dari beberapa molekul saja. Jadi mungkinkah unit terkecil kehidupan biologis adalah molekul ? Dalam evolusi biologi maka mahluk pertama terbentuk adalah mahluk molekul. Jadi Virus tersebut adalah mahluk paling purba yang sampai saat ini masih tetap eksis. Satu cell terdiri dari satu trilliun trilliun molekul. Apakah molekul merupakan batas akhir sebagai unit terkecil suatu kehidupan biology ?

Tuesday, October 18, 2011

DNA SELALU DI UPDATE


Akibat persilangan perkawinan dan mutasi mutasi gen maka DNA itu selalu di up date. DNA saat ini adalah lebih unggul dari sebelumnya. Tapi sedikitnya inilah prestasi yang dicapai DNA saat ini.

Dimasa depan tentu akan lebih baik. Termasuk usia dan kesehatan. Namun DNA tampaknya masih sulit di rekayasa. Seperti bagaimana membuat umur panjang? Ada 70 trilliun kemungkinan dari hasil penyatuan 2 DNA. Sehingga kemungkinan lahirnya DNA yang sangat cerdas tidak selalu, tapi akan pasti pernah ada. Hukum Mendel masih terlalu sederhana untuk menerangkan apakah ayah cerdas dan ibu cerdas akan melahirkan anak cerdas ?

Dalam ilmu fisika ada yang namanya Interferensi. Jika gelombang bertemu gelombang akan saling menguatkan dan jika gelombang bertemu lembah akan saling meniadakan. Rupanya ini tak selalu berlaku pada DNA.

Setiap paparan eksternal, internal dan setiap tantangan hidup akan membuat DNA ter update. DNA akan menyesuaikan diri dan berinteraksi dengan rangsangan.
DNA akan mengcreate new defence. Kalau tidak mampu meng update dirinya maka DNA sudah punah sejak dulu.

Monday, October 17, 2011

DNA MENGECOH WAKTU




Jika sebuah sel akan mati, maka ia akan segera membelah diri. Sel sel itu akan memulai perjalanan hidup baru dari nol waktu. Begitulah seterusnya sel sel itu tetap muda dan mengabaikan waktu. Jadi piranti DNA yang supermini dan supercanggih itu sepertinya tetap terlindungi oleh hempasan waktu. DNA tetap muda sepanjang waktu, berapa abadpun peradaban dilaluinya. Jadi yang ingin tetap bereksistensi dan survive di permukaan planet ini adalah DNA, sedangkan kita mungkin hanya cangkang cangkang belaka.

Jika seseorang meninggal maka pesan pesan genetika dalam DNA ini dilanjutkan aktivitas dan kehidupannya pada anak keturunannya. Begitulah seterusnya seakan akan DNA ini beraktivitas secara abadi, meluncur terus, berselancar dalam sungai waktu tanpa akhir, menyusuri abad demi abad peradaban. Manusia pembawa DNA boleh mati tapi DNA akan tetap hidup pada anak keturunannya. DNA itu bagaikan sebuah kreta api abadi dan manusia manusianya bagaikan penumpang penumpang yang turun dan naik ditengah jalan. Seorang anak adalah manusia baru pembawa dan penerus DNA orang tuanya.

Jadi sebenarnya tidak usah repot repot ingin memiliki unur panjang. DNA anda akan terselamatkan jika paling sedikit anda punya satu anak atau keponakan.

Jadi siapakah yang sejatinya hidup? Kita atau DNA kita? Itulah alam maha rahasia ( Acinthya ). Tak terpikirkan. Siapakah yang kita layani tiap hari ? Kita adalah pelayan sel sel. Kita bukanlah sel sel itu. Kita adalah sebuah momentum dalam arus Hukum Karma yang sedang berevolusi di alam semesta menuju Chantih. Menuju ”The Equilibrium of Every thing”.

Kita hanyalah momentum saja, tanpa inti diri yang sejati berkelana di alam siluman (Merchapada). Eksitensi eksternal yang anda ingin wujudkan atas pacuan ego tetap sebatas bayang bayang yang akan lenyap di akhir hari. Tapi eksistensi eksternal yang anda lakukan atas dasar pengabdian dan cinta kasih akan menggiring anda pada kesadaran supra tentang tumimbal kelahiran dalam arti yang sebenarnya.

Thursday, September 29, 2011

KEHIDUPAN ITU ADALAH KEHIDUPAN DNA


Setiap sel tubuh kita memiliki otoritasnya sendiri sendiri. Setiap sel memiliki kesamaan kesamaan bentukan yang berkumpul sesuai dengan kesamaan fungsinya. Hal itu disebut Jaringan. Seperti misalnya jaringan hati, ginjal, otak usus, jantung pembuluh darah dan sebagainya. Kelompok kelompok sel sel itu memiliki fungsi dan bentuk spesifik. Hampir dapat dikatakan merupakan kehidupan tingkat tersendiri yaitu kehidupan jaringan. Walaupun dalam aksinya jaringan jaringan itu saling mempengaruhi dan saling bekerja sama dengan yang lainnya. Sehingga jika satu jaringan rusak akan berdampak pada jaringan yang lainnya dalam satu lingkungan Homeostasis.

Setiap sel memilki kecerdasannya sendiri, memilki masa waktu hidup sendiri, memilki kemampuan mempertahankan diri dan berkembang biak sendiri. Segala aktivitas dan kesibukan sel itu tidak dapat kita rasakan. Sel sel itu sangat sibuk bahkan supersibuk. Berbagai lalulintas metabolisme terjadi dalam sel, yang melibatkan lebih dari 3000 jenis enzyme. Sel hampir tak pernah tidur. Tak ada kata istirahat dalam kehidupan sel. Jika sel istirahat tubuh kita Game Over.

Sebuah sel terdiri dari satu trilliun trilliun molekul (Stephen Haucking, dalam buku The Grand Design ). Sel dibungkus oleh dinding sel. Isinya terdiri dari cairan sel (Cytoplasma) dan inti sel (Nucleus). Dalam inti sel ada materi genetik yang disebut DNA.

DNA inilah sang pengendali sel. DNA sangat kecil, bahkan supermini, tapi super canggih. DNA ini berbentuk dua (2) untaian pita sejajar, yang melingkar lingkar seperti pegas atau per.( disebut bentukan Double Helix oleh Whatson dan Crics ). Seberapa besarkah untaian DNA ini ?

Jika kita mampu membelah sehelai rambut menjadi 500 helaian, maka tiap helaian rambut itu masih 5000 kali lebih besar dari untaian DNA. Begitu amat mininya helaian DNA ini. Jika kita bisa mengumpulkan seluruh DNA dari seluruh tubuh manusia di dunia ( sekitar 6 millyar manusia) dan jika kumpulan DNA itu ditimbang maka hasilnya adalah lebih ringan dari sebiji beras. Jadi dapat dibayangkan betapa supermininya DNA itu.

Lingkaran lingkaran pegas yang di bentuk DNA sangat dan amat rapat. Jika helaian satu DNA direntangkan bisa mencapai panjang 3 m. Dan jika seluruh DNA dalam satu tubuh manusia ( 60 -100 trilliun sel) direntangkan maka akan mencapai panjang 2x jarak Bumi Bulan. Itulah program kecerdasan hidup kita. Itulah kapasitas tempat menyimpan data kecerdasan kita.

Helaian helaian DNA ini dihubungkan oleh ikatan ikatan disulpida ( SS ) yang menyerupai anak anak tangga. Komponen inti yang menyusun DNA ini terdiri dari 4 macam asam inti yaitu Guanin(G), Cytosin (C), Adenin (A), Tymin (T).
Jadi 4 macam asam inti itu ( GATC )lah yang menyusun DNA. Asam inti ini saling berpasangan silang dalam misinya mensintesa protein protein dalam sel.(misalnya ATGC,ATCG,TAGC,GCAT dan sebagainya). Mirip resep resep makanan. Tapi ini bukan resep makanan biasa tetapi resep untuk mensintese protein kehidupan.

Dari ikatan silang GATC tersebut terbentuk resep resep pembuatan protein di dapur sel. Jika ikatan ikatan resep ini ditulis dalam sebuah buku maka akan memerlukan 3000 buku, dimana setiap buku mempunyai 1000 halaman. Dapat di bayangkan dalam untaian supermini itu tersimpan kode kode genetik yang begitu banyak, hampir satu gudang buku.( tulisan ini dipetik dari Kazuo Murakami seorang profesor genetika dari Jepang yang meraih hadiah Nobel di bidang genetika ). Inilah secuil rahasia alam.

Kenapa DNA begitu canggih? Apakah prilaku atom atom karbon pada DNA berbeda dengan atom karbon pada umumnya? Kalau kita menghormati sebuah atom sebagai sebuah individu zarah maka hal itu bisa dimengerti. Kecendrungan kita sehari hari adalah bersikap subyektif dan cendrung mengabaikan obyektivitas. Walaupun sebenarnya ada perbedaan individu zarah yang sangat kecil. Mungkin satu per trilliun trlliun saja. Seperti sejuta semut yang berderet kita abaikan perbedaannya. Seperti 10 000 manusia yang berkumpul di alun alun lalu kita melihatnya dari ketinggian 1 km, maka hampir kita tak tertarik untuk membedakannya.

Sel Telor (Ovum) mengandung 23 chromosom Autosom plus 2 sex chromosom X. Sel Spermatozoa 23 Chromosom Autosom plus 1X,1Y. Pembuahan akan menghasilkan 46 Chromosom Autosom plus XY untuk anak laki atau 46 plus XX untuk anak perempuan.

Penggabungan ini adalah penggabungan 2 inti sel yang di dalamnya masing masing memiliki DNA sendiri sendiri yang akan membawa segala informasi genetik dari kedua belah pihak. Informasi genetik ini meliputi segala sifat, bakat, kecerdasan, bentuk fisik, penyakit bawaan dan lain lain. Dari hasil rangkaian penyatuan ke 2 DNA tersebut akan terjadi 70 trilliun kemungkinan.

Jadi jika seluruh jumlah manusia yang telah pernah ada baik pada masa lalu maupun saat ini sudah berjumlah 70 trilliun maka barulah kemungkinan ada dua manusia yang persis sama. Jadi anda salah satu yang terpilih dari 70 trilliun kemungkinan.

Setiap saat ada ribuan lalu lintas metabolisme dalam sel, kesibukan ini bahkan melebihi kesibukan kota Tokyo. Bagaimana kita akan membantahnya kalau satu sel saja terdiri dari satu trilliun trilliun molekul. Hanya 10 % rahasia kesibukan ini terungkap oleh ilmu kedokteran. Sebagian besar lainnya masih misteri. Karena tingkat kecepatan reaksi molekul yang sulit di amati.

Jadi kita tak pernah tahu dan merasakan betapa dalam tubuh kita sendiri ada suatu kesibukan amat padat. Jika seseorang berjalan sebenarnya dia sedang menggendong millyaran kecerdasan, tak peduli apakah dia seorang sarjana atau buta huruf.

Sunday, September 25, 2011

ONE CELL IS ONE INDIVIDUAL LIFE. SO WHATS THE MEANING OF THE BODY EXACTLY ?


Tubuh kita sepertinya kumpulan kesatuan kesatuan individu (sel) yang mempunyai masa hidup dan kecerdasan tersendiri. Sebuah contoh kecil saja, misalnya kalau kita terluka maka sel darah pembeku akan membekukan darah kita sehingga darah tidak mengalir terus, dan sel sel tertentu akan melepaskan zat yang dapat membuat pembuluh darah mikro sekitar luka mengkerut sehingga pembuluh darah tertutup. Begitulah adanya bahwa sel sel ini sangat cerdas. Dia bekerja sendiri tanpa komando kita.

KETIKA ADA BAGIAN DARI DIRI KITA SESUATU YANG MANDIRI DAN TAK DAPAT KITA KONTROL SEPENUHNYA, MASIH PANTASKAH DIKATAKAN HAL TERSEBUT MENJADI BAGIAN YANG HAKIKI DARI DIRI KITA ?

Dengan demikian tubuh kita adalah sebuah kumpulan tubuh tubuh mini atau bentukan semu sebuah tubuh. Yang sejatinya hidup dan beraktivitas hidup adalah sel sel itu sendiri. Oleh sel sel itu dan demi kehidupan sel sel itulah kita pagi pagi menyeret diri ke kamar kecil untuk buang air, lalu menyeret diri ke ruang makan untuk sarapan. Kemudian mandi dan seterusnya mendandani pakaian terhadap 60-100 trilliun sel itu. Jadi kita sebenarnya tidak lain adalah pelayan sel sel itu. Coba kalau kita tak memiliki tubuh maka kita tidak perlu repot.

Sel sel ini memiliki daur ulang hidup yang berbeda beda, sel darah paling pendek dan sel syaraf paling lama. Jadi dalam tubuh kita sudah ada proses kelahiran dan kematian sel, secara diam diam tanpa kita sadari. Hindhu menyebut proses ini Utpathi, Sthithi dan Pralina. Dengan demikian tubuh kita adalah mirip alam semesta mini dimana ada puluhan trilliun sel yang mengalami kelahiran dan kematian secara terus menerus berkesinambungan. Tubuh kita tidak lain adalah kumpulan kehidupan kehidupan tingkat sel.

Begitu juga anda yang saat ini berusia tua, sudah pernah punya tubuh bayi, tubuh anak, tubuh remaja dan tubuh dewasa dimasa lalu.. Bukan saja sesederhana itu, tapi pernah tinggal dalam tubuh tubuh tersebut untuk waktu yang cukup lama dengan berbagai kenangan.

Kini tubuh tubuh itu sudah tidak ada lagi, sudah purna, sudah di Pralina, sudah mati. Mungkin fotonya masih ada. Tetapi orangnya sudah tak ada di dunia ini. Yang tersisa sekarang ini hanyalah foto foto bayi/ anak anak dan sebuah tubuh tua renta sebagai saksi hidup yang sedang merenungi semua itu.

BODY IS THE CELL BUILDING FORMATION ONLY


Apakah sebenarnya tubuh kita ini? Ada Yogi yang menyebut tubuh adalah mayat, ada yang menyebut tubuh adalah pakaian Sang Roh, ada yang menyebut tubuh adalah tempat tinggalnya (Stana) Tuhan.
Hindhu mengatakan tubuh adalah alam semesta juga, tapi dalam bentuk mini disebut Bwana Alit (mikrokosmos).

Dari sudut ilmu kedokteran reproduksi maka tubuh kita ini berawal dari 2 buah sel benih yang sangat dan teramat kecil, lebih kecil dari debu.
Ada 2 jenis sel benih yang bertemu yaitu sel benih mani (Spermatozoa) dan sel benih telor (Ovum). Besar Spermatozoa maupun Ovum rata rata 20 mikron. Untuk dapat melihatnya harus menggunakan mikroskoop dengan pembesaran 40 kali, dan tentu saja se benih ini tak terlihat dengan mata telanjang.

Itulah awal dari cikal bakal tubuh kita. Kedua sel benih ini bertemu dan menyatu disebut pembuahan (Fertilisasi). Hasil pembuahan ini disebut Zygote (ukuran 34 mikron). Zygote akan terus membelah diri dengan cepat. Dari satu sel menjadi 2 , menjadi 4, menjadi 8 dan seterusnya. Dalam waktu 6 hari menjadi 16 sel disebut Morulla Lalu mendarat di permukaan dinding dalam rahim (proses Nidasi ). Begitulah hasil konsepsi ini akan membuat akar akar yang menancap pada permukaan dalam rahim disebut proses Implantasi.(penanaman)

Dalam proses selanjutnya terjadi pembelahan pembelahan semakin cepat sampai pada akhirnya dalam waktu kurang lebih 9 bulan 10 hari lahirlah tubuh bayi manusia dengan jumlah sel sekitar 3000 000 000 000 sel ( 3 trilliun sel).

Bayi ini akan bertumbuh dan berkembang terus menjadi anak, menjadi remaja dan menjadi dewasa. Populasi sel pada tubuh dewasa diperkirakan 60 - 100 trilliun sel.
Sel sel itu berkelompok kelompok dalam bentuk dan fungsi yag sama. Memiliki kecerdasan, tugas, serta usia hidup tersendiri. Kelompok sel ini disebut Jaringan. Misalnya jaringan otak, jantung liver dan sebagainya.

Sel sel tubuh dalam proses pertumbuhan akan bertambah terus disebut proses Proliferasi, tetapi ada juga sel sel yang mati karena usianya terbatas disebut proses Apoptosis. Semakin tua maka perbandingan antara Proliferasi semakin kecil dibanding Apoptosis. Oleh karena itu semakin tua tubuh kita akan semakin mengkriput. Sedangkan pada masa pertumbuhan proses Proliferasi sel lebih banyak dari proses Apoptosis dan mencapai puncak sekitar usia 25 -30 tahun. Diperkirakan dalam 1 menit ada 10 juta sel kita yang mati dan ada sel yang tumbuh dalam jumlah yang hampir sama atau lebih.(Utpahatti, Sthitti, Pralina )

jasa arsitektur rumah dan desain villa, klik disini...